Home

Sabtu, 31 Maret 2012

... logo Provinsi D.I.Y. ...

... logo Provinsi D.I.Y. ...
 
 Ibu kota Yogyakarta
  logo Vector Provinsi DIY  (Download.cdr )
 
 

Arti Logo Provinsi D.I.Y.

 
A. Landasan Idiil Pancasila
digambarkan dengan:
Bintang emas bersegi lima (Ketuhanan Yang Maha Esa)
Tugu dan sayap mengembang (Kemanusiaan yang adil dan beradap)
Bulatan-bulatan merah dan putih (Persatuan Indonesia)
Ompak, batu penyangga saka guru/ tugu (Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam perusyawaratan perwakilan)
Padi-kapas (keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia).    

B. Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia
digambarkan dengan:
Tujuh Belas (17) bunga kapas
Delapan (8) daun
Empat Puluh lima (45) butir padi.


C.Tata kehidupan gotong royong
digambarkan dengan:
Bulatan (golong)
Tugu berbentuk silinder (gilig). 

D. Nilai-nilai keagamaan, pendidikan dan kebudayaan
digambarkan dengan:
Bintang emas bersegi dan sekuntum bunga melati di puncak tugu.
Bunga melati dan tugu yang mencapai bintang mengambarkan rasa susila dengan pendidikan dan kebudayaan luhur serta ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa.
Bunga Melati yang sering digunakan dalam upacara sakral mengandung nilai seni, budaya dan religius.

E. Semangat perjuangan dan kepahlawanan
digambarkan dengan:
Warna-warna merah putih yang dominan, serta tugu yang tegak. 

F. Semangat terbentuk Daerah Istimewa Yogyakarta
digambarkan dengan:
Sayap mengembang berbulu 9 helai di bagian luar dan 8 helai di bagian dalam, menggambarkan peranan Sri Sultan Hamengku Buwono IX dan Sri Paduka Paku Alam VIII, yang pada tanggal 5 September 1945 mengeluarkan amanatnya untuk menggabungkan daerah Kasultanan Yogyakarta dan Kadipaten  Pakualaman menjadi Daerah Istimewa Yogyakarta.
 
G. Keadaan alam DIY
digambarkan dengan:
Warna hijau tua dan hijau muda karena ada bagian ngarai yang subur dan ada daerah perbukitan yang kering.

H. Candrasengkala / Suryasengkala terbaca dalam huruf Jawa: "Rasa Suka Ngesthi Praja, Yogyakarta Trus Mandhiri"
yang artinya:
Dengan berjuang penuh rasa optimisme membangun Daerah Istimewa Yogyakarta untuk tegak selama-lamanya: rasa (6) suka (7) ngesthi (8) praja (1) adalah tahun Masehi 1945, yaitu tahun defacto berdirinya Daerah Istimewa Yogyakarta.  

I. Bersatu, adil dan makmur
dilukiskan dengan:
Tugu tegak yang dilingkaran dengan padi dan kapas. Nilai-nilai peradaban yang luhur digambarkan secara menyeluruh berwujud ukiran, sungging dan prada yang indah

 
 

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar