Home

Rabu, 30 November 2011

... Logo Kota Surakarta ...

... Logo Kota Surakarta ...
lbukota Surakarta
logo Vector Kota Surakarta (Download.cdr )
 
 

 Arti Logo Kota Surakarta

Arti Lambang :
Warna hijau berarti hidup, warna-warna putih, kuning, merah, dan hitam melukiskan nafsu diantara beberapa nafsu manusia. Semuanya berarti hidup harus dapat menguasai nafsunya.


Perisai 
mewujudkan lambang perjuangan dan perlindungan.
Tugu lilin menyala
melukiskan kebangunan dan kesatuan kebangsaan.
Keris
melambangkan kejayaan dan kebudayaan.
Panah
berarti selalu  waspada.
Jalur mendatar berombak 
berarti Bengawan Sala.
Bintang kanan kiri
melukiskan bintang dilangit dan berarti kesejahteraan.
Bambu runcing
menggambarkan perjuangan rakyat.
Kapas dan padi
melukiskan pakaian dan makanan yang berarti : Do'a kearah kemakmuran Jumlah 6 dari daun, bunga dan buah kapas berarti bulan 6, jumlah 16 dari buah padi berarti tanggal 16
Kain
adalah hasil kerajinan terpenting dari Kota Besar Surakarta dan Sidomukti mengandung arti do'a keluhuran

Lukisan yang terdapat dalam lingkaran jorong merupakan surya sangkala memet:
Anak panah diatas busur dengan bergerak
berarti " rinaras" dan berwatak enam.
Air
berarti "waudadi" atau "dadi" dan berwatak empat
Mulai pangkal panah sampai ujung tugu merupakan bentuk lurus
berarti " terus " dan berwatak sembilan
Tugu lilin 
berarti "manunggal" dan berwatak satu

Secara lengkap berbunyi 
"RINARAS DADI TERUS MANUNGGAL" yang berarti tahun 1946


... Logo Kota Semarang ...

... Logo Kota Semarang ...

lbukota Semarang
logo Vector Kota Semarang (Download.cdr )
 
Arti Logo Kota Semarang

Lambang Kota Semarang berbentuk Perisai dua bagian, Tugu Muda, Bintang sudut 5, Bambu Runcing dan Bukit Candi.

Isi lambang berjiwakan 3 prinsip :
1. Kekhususan/ ke Semarangan
2. Tradisi revolusioner Kota Semarang
3. Kepribadian Nasional 

Makna Lambang

Tugu Muda
Mencerminkan sikap patriotisme Warga Kota Semarang saat melawan bala tentara Jepang dalam ” Pertempuran Lima Hari “

Bukit/ Candi.
Melambangkan bahwa selain dataran rendah , Semarang juga memiliki dataran tinggi ( kota atas)

Air dan Dinding Benteng
Melambangkan pelabuhan Semarang

Perisai.
Melambangkan Pertahanan dan Kekuatan kepribadian rakyat kota Semarang

Padi dan Kapas
Melambangkan Semarang murah sandang dan pangan terutama di masa depan

Ikan
Melambangkan Semarang sejak dahulu terkenal dengan ikannya
 
 
 

Selasa, 29 November 2011

...Logo Kota Salatiga ...

...Logo Kota Salatiga ...

lbukota Salatiga
logo Vector Kota Salatiga (Download.cdr )
 

Arti Logo Kota Salatiga

Berdasarkan Perda Kotamadya Salatiga Nomor 5 Tahun 1997, makna lambang daerah dibagi menjadi dua macam yaitu:

1. Makna warna dalam lambang daerah:

Putih:
berarti kejujuran / kesucian

Kuning Emas:
berarti keluhuran / keagungan / kemulian/ kejayaan

Hijau:
berarti kemakmuran

Biru:
berarti kedamaian

Hitam:
berarti keabadian / keteguhan

Merah:
berarti keberanian


2. Makna bentuk dan motif yang terkandung dalam lambang daerah:

Bentuk Perisai:
melambangkan pertahanan dan ketahanan wilayah / daerah.

Lukisan dasar tanpa batas berwarna biru laut:
melambangkan kesetiaan.

Bintang bersudut lima berwarna kuning emas yang disebut "Nur Cahaya":
melambangkan bahwa rakyat Salatiga adalah insan yang percaya dan takwa kepada Tuhan Yang Maha Esa sesuai dengan agama dan kepercayaannya masing-masing.

Lukisan Sadak Kinang:
melambangkan kesuburan daerah Salatiga dan sumber kekuatan.

Lukisan dua buah gunung yang berhimpit menjadi satu:
melambangkan bersatunya rakyat dengan Pemerintah Daerah, disamping melambangkan Kota Salatiga berada di daerah pegunungan yang berhawa sejuk.

Lukisan Padi dan Kapas:
melambangkan kemakmuran dan kesejahteraan rakyat Salatiga, sedangkan jumlah biji padi 24 buah dan daun kelopak bunganya berjumlah 7, melambangkan tanggal dan bulan hari jadi Kota Salatiga.

Lukisan Patung Ganesa:
melambangkan peranan dan fungsi Salatiga sebagai kota pendidikan.

Susunan Batu Bata:
melambangkan status Kota / Kotamadya; sedangkan 4 lekukan serta 5 kubu perlindungan melambangkan diproklamasikannya kemerdekaan Republik Indonesia pada Tahun 1945.

Pita dengan tulisan "SRIR ASTU SWASTI PRAJABHYAH":
mempunyai makna "Semoga Bahagia Selamatlah Rakyat Sekalian".

Diatas lambang bertuliskan "SALATIGA":
menyatakan bahwa lambang ini adalah milik Daerah Kota Salatiga.


Komposisi
ukuran panjang dan lebar lambang memiliki perbandingan 4,3 banding 3,2.
Dalam Pasal 4 Perda tersebut, dijelaskan bahwa Lambang Daerah wajib dipasang di tempat-tempat kehormatan dan menjadi pusat perhatian sebagai Panji-panji, Lencana, Cap, Kop Kertas Surat, atau Tanda Pajak.

Dalam Pasal 5 tersurat adanya larangan mempergunakan Lambang Daerah yang oleh Walikota Kepala Daerah dianggap merendahkan atau tidak menghormati Lambang Daerah.

Sedangkan dalam pasal 6 berisi ancaman hukuman pidana kurungan selama-lamanya 6 (enam) bulan bagi pelanggaran ketentuan Pasal 5 tersebut.



Senin, 28 November 2011

... Logo Kota Pekalongan ...

... Logo Kota Pekalongan ...
lbukota Pekalongan
logo Vector Kota Pekalongan (Download.cdr )
 
 
Arti Logo Kota Pekalongan
 
Berdasarkan Peraturan Daerah Nomor 5 Tahun 1992 sesanti Kota Pekalongan didalam membangun masyarakat Kota dan lingkungannya adalah Pekalongan KOTA BATIK
Maksud dan tujuannya untuk mewujudkan masyarakat dan Kota serta lingkungan yang bersih, aman, tertib, indah dan komunikatif.

Arti Lambang Kota Pekalongan dimuat dalam tambahan Lembaran Daerah Swatantra Tingkat I Jawa Tengah tanggal 15 Desember 1953.

Berdasar kuning emas sebagai lambang sejahtera berisi lukisan " CANTING "
memperlambangkan " KOTA BATIK ". Canting berwarna merah sebagai lambang hidup dan tangkainya berwarna hijau daun padi yang sedang tumbuh sebagai lambang kesejahteraan.

Bermotif batik"JLAMPRANG"
memperlambangkan seni batik.

Berdasar biru menggambarkan " LAUT " berisi 3 ( Trias Politica ) ikan berwarna putih perak didalam jaring berwarna hitam
yang berarti sejarah pertumbuhan asal mulanya Kota Pekalongan tumbuh karena tempat penangkapan  ikan laut ( A Pek ALONG An ).

Perisai bertajuk benteng sebagai lambang Kota dengan 5 (lima) Pancasila menara,
satu diantaranya yang ditengah merupakan pintu dan sedikit lebih menonjol yakni "Ketuhanan Yang Maha Esa" yang berarti " penduduknya yang beribadat ". Benteng berwarna hitam batu " lambang kekuatan ".  
 
 

... Logo Kota Magelang ...

... Logo Kota Magelang ...
lbukota Magelang
logo Vector Kota Magelang (Download.cdr )
 
 
Arti Logo Kota Magelang

Padi dan kapas 
berarti kemakmuran, cukup sandang dan pangan.

Paku di atas simpang tiga
Paku menggambarkan Gunung Tidar sebagai pakuning Pulau Jawa. Simpang tiga menggambarkan letaknya dipertemukan dari tiga jurusan yaitu Semarang, Purworejo dan Yogyakarta.

Bintang besar di tengah-tengah 
berarti rakyat Magelang ber-Pancasila atau rakyat Magelang ber-Ketuhanan Yang Maha Esa.

Topi baja di atas buku
berarti adanya pendidikan ABRI, Kota Militer dan merupakan pusat pendidikan umum.

Warna dasar ada 5
yaitu Hijau, Merah Tua, Putih, Kuning Emas dan Hitam yang berarti:
Hijau:
 Lambang kesuburan dan kemakmuran.

Merah Tua:
Lambang keberanian/revolusioner.
Putih:
Lambang kesucian/kejujuran/kebersihan.

Kuning Emas:
Lambang keagungan/kebahagiaan.

Hitam:
Lambang keadilan, kuat/sentausa (langgeng).

Bambu runcing diatas dasar merah tua
berarti keberanian dan kekuatan rakyat, berdasarkan sejarah perjuangan rakyat dalam mengusir Belanda, Inggris dan Gurkha dalam revolusi fisik yang diwarisinya dari perjuangan Pangeran Diponegoro.

Padi berjumlah 17 butir
berarti tanggal 17.

Kapas berjumlah 8 pucuk
berarti bulan 8 atau Agustus.

Dua buah bambu runcing, yang satu beruas empat dan yang lain beruas lima
berarti tahun 1945.



Senin, 07 November 2011

... Logo Provinsi Jawa Tengah ...

... Logo Provinsi Jawa Tengah ...
lbukota Semarang
logo Vector Pemprov Jawa Tengah (Download.cdr )
 
 
Arti Logo Provinsi Jawa Tengah
 
Lambang Jawa Tengah berbentuk kundi amerta (cupu manik) dengan bentuk dasar segi lima. Di dalam lambang, terdapat lukisan candi Borobudur, gunung kembar, laut dan gunung, bambu runcing, bintang, padi dan kapas. Di bawah lambang ,terdapat tulisan Prasetya Ulah Sakti Bhakti Praja (Janji akan bekerja keras membangun bangsa dan negara). 
 
Kundi amerta dengan bentuk dasar segi lima
melambangkan Pancasila.
 
Candi Borobudur
merupakan identitas Jawa Tengah.
 
Gunung kembar
memiliki arti persatuan antara rakyat dan pemerintah daerah.
 
Laut dan gunung
melambangkan hidup dan kehidupan.
 
Bambu runcing
sebagai simbol perjuangan kemerdekaan.
 
Sedangkan bintang, padi, dan kapas
melambangkan hari depan rakyat Jawa Tengah menuju masyarakat adil makmur berdasarkan Ketuhanan Yang Maha Esa. 
 
 

Rabu, 02 November 2011

... Logo Kabupaten Tasikmalaya ...

... Logo Kabupaten Tasikmalaya ...
lbukota Singaparna
logo Vector Pemkab Tasikmalaya (Download.cdr )



Arti Logo Kabupaten Tasikmalaya

Perisai bersudut lima berwarna putih
menunjukan sifat gotong royong yang berintikan Pancasila, melambangkan kepribadian, adat istiadat,kepercayaan dan kebudayaan rakyat daerah, sejak dulu sekarang dan kemudian.

Gunung
melukiskan Gunung Galunggung berwarna biru yang melambangkan ciri tasikmalaya.

Simbol Industri
melambangkan sebagian dari sumber penghidupan rakyat beserta kekayaan alam di daerah Kabupaten Tasikmalaya.

Tiga Buah Sungai
melambangkan pemberi sumber kehidupan rakyat.

Sawah berwarna hijau terdiri dari 17 petak
melambangkan kesuburan/kemakmuran rakyat yang diproklamasikan pada tanggal 17 Agustus 1945.

Sawah berwarna kuning

melambangkan sebagian penghidupan rakyat yang didapat dari kerajinan tangan.

Bambu Runcing terbuat dari haur kuning
melambangkan sejarah perjuangan rakyat daerah Tasikmalaya dalam mengusir kaum penjajah.
   
Pita Kuning Melambai
bertuliskan "Sukapura Ngadaun Ngora" melambangkan kemajuan yang abadi.



Arti Warna

Warna Putih Mengkilat
melambangkan tekad suci

Warna Hitam
berarti kekal dan abadi

Warna Kuning
melambangkan keadaan yang gilang gemilang (keemasan)

Warna Hijau
melambangkan kehidupan yang tertinggi, adil dan subur makmur sedangkan warna biru berarti kesetiaan dan kejujuran.


... Logo Kabupaten Sumedang ...

... Logo Kabupaten Sumedang ...
lbukota Sumedang
logo Vector Pemkab Sumedang (Download.cdr )


Arti  Logo Kabupaten Sumedang
(Lambang Kabupaten Sumedang diciptakan oleh R. Mahar Martanegara)

Perisai melambangkan ksatria
utama, percaya kepada diri sendiri. 

Sisi merah
melambangkan semangat keberanian.

Dasar hijau
 melambangkan kemaksuran, pertanian.

Bentuk setengah bola serta kubus pada lingga
melambangkan bahwa manusia tidak ada yang sempurna.

Sinar matahari
 melambangkan semangat rakyat dalam mencapai kemajuan.

Warna kuning keemasan
melambangkan keluhuran budi dan kebesaran jiwa.

Sinar sebanyak 17 buah
melambangkan angka sakti, tanggal proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia.

Delapan bentuk daripada lingga
melambangkan bulan proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia.

Sembilan belas buah batu pada lingga, empat buah kaki tembok dan lima buah anak tangga
melambangkan tahun proklamasi kemeredekaan Republik Indonesia (1945).

Tulisan “Insun Medal” 
melambangkan kristalisai daripada jiwa dan kepribadian rakyat Sumedang.

Dasar hitam
melambangkan keteguhan jiwa rakyat Sumedang

Batu cadas berliku-liku putih
melambangkan keberanian seorang Bupati Sumedang yaitu Pangeran Kornel yang telah menujukkan perlawanan terhadap penjajahan kolonial.


... Logo Kabupaten Sukabumi ...

... Logo Kabupaten Sukabumi ...
lbukota Pelabuanratu
logo Vector Pemkab Sukabumi (Download.cdr )
 
 
 
Arti Logo Kabupaten Sukabumi
 
Lambang Perisai
Menggambarkan Perlindungan Pemerintah daerah terhadap Penduduk dan semua kekayaan alam di wilayah Kabupaten Sukabumi. 

Warna Hitam
berarti kekal dan abadi

Warna Kuning
Keadaan yang gilang gemilang

Gambar takikan karet dan daun teh
melambangkan Potensi komoditas perkebunan

Gambar Kujang melambangkan
Pusaka Pajajaran yang dahulu kala berkuasa di bumi Jawa Barat, termasuk Kabupaten Sukabumi

Gemah Ripah Loh Jinawi
mengandung arti subur  makmur wibawa mukti.
 

... Logo Kabupaten Subang ...

... Logo Kabupaten Subang ...
lbukota Subang
logo Vector Pemkab Subang (Download.cdr )
 
 

Arti Logo Kabupaten Subang
 
Perisai Bersudut Lima
Menggambarkan makna keselamatan negara, bangsa, agama, masyarakat, dan agama

Pohon Beringin Bergelombang 17 Dengan Akar Tunjang Delapan
Menggambarkan aspek sejarah Kabupaten Subang (Kutawaringin); kesatuan bangsa yang berjiwa Pancasila dan semangat Proklamasi 17 Agustus 1945; pemerintahan sebagai pelindung rakyat; dan pelaksanaan pembangunan daerah bidang material maupun spiritual

Benteng Berkepala Lima Serta Benteng Bagian Bawah Berbata Empat dan Lima di Bawah Pohon Beringin
Menggambarkan Pancasila sebagai landasan idiil dan Undang-undang Dasar 1945 yang berkaitan pula dengan makna pembangunan material dan spiritual

Bintang Kuning Bersudut Lima
Menggambarkan karakteristik masyarakat Kabupaten Subang yang selalu bertaqwa kepada Tuhan yang Maha Esa dan mengangungkan agama. 



Teks

“Benteng Pancasila”
Menggambarkan warga Kabupaten Subang yang senantiasa membentengi Pancasila sebagai landasan idiil negara dari pihak-pihak yang akan menyelewengkannya. Teks ini juga menggambarkan tekad masyarakat Kabupaten Subang untuk menjadikan Pancasila sebagai benteng mental dalam mencapai masyarakat adil dan makmur yang diridoi Tuhan yang Maha Esa

“Karya Utama Satya Negara”
Menggambarkan keutamaan karya untuk kepentingan negara, bangsa, dan agama 



Warna

Kuning mas
Menggambarkan keluhuran budi dan kebesaran jiwa

Hijau tua
Menggambarkan kesuburan tanah

Coklat
Menggambarkan kawasan pedataran

Hijau muda

Menggambarkan kawasan pegunungan

Biru
Menggambarkan kawasan pantai




... Logo Kabupaten Purwakarta ...

... Logo Kabupaten Purwakarta ...
lbukota Purwakarta
logo Vector Pemkab Purwakarta (Download.cdr )
Arti Logo Kabupaten Purwakarta 

Segi berwarna hitam berpelat merah
Dimaksudkan bendungan serba-guna Jatiluhur, yang merupakan kebanggaan dan kemakmuran rakyat.


Lengkung berwarna hijau gelombang putih dan biru
Dimaksudkan Situ Buleud


Rumah berwarna merah dan kuning
Menggambarkan Gedung Kresidenan yang bersejarah, keagungan daerah Purwakarta, atapnya berbentuk gunung Tangkuban Perahu, dihubungkan dengan legenda rakyat, mengenai bendungan sungai, cerita Sangkuriang. 


Padi dan kapas
Merupakan lambang kemakmuran yang tidak bisa terpisahkan, sesuai pula dengan penghidupan rakyat Kabupaten Purwakarta yang sebagian besar hidup dari pertanian.

Keterangan:


1. Lambang berbentuk segi lima
sesuai dengan dasar negara yaitu Pancasila yang merupakan tameng Bangsa Indonesia.


2. Pelat merah bertuliskan “Wibawa Karta Raharja”,
merupakan semboyan yang berarti daerah yang penuh dengan nuansa keagamaan yang selamanya aman dan makmur.



Arti / Makna Warna dalam logo:


Hijau Muda
harapan bagi masa depan daerah Purwakarta untuk terus membangun suatu daerah yang adil, makmur dan sejahtera.


Hitam
ketuhanan dan ketekunan hati.


Kuning
keagungan/kebesaran daerah.


Merah
tekad perjuangan bangsa yang pantang mundur, rela bermandi darah daripada menyerah.


Putih
kesucian/keikhlasan hati rakyat dalam menanggulangi segala cobaan dan penderitaan.


Biru
kesetiaan rakyat terhadap nusa, bangsa dan agama.


Hijau Tua
keagamaan masyarakat Purwakarta merupakan masyarakat yang teguh agama, mereka membenci orang- orang yang munafik dan orang-orang yang melalaikan kewajiban untuk berbakti kepada Tuhan. Mereka semua yakin bahwa dari segala kebesaran dan kemajuan daerahnya ialah petunjuk serta lindungan Tuhan YME.
 

... Logo Kabupaten Majalengka ...

... Logo Kabupaten Majalengka ...
lbukota Majalengka
logo Vector Pemkab Majalengka (Download.cdr )
 
 
Arti Logo Kabupaten Majalengka

Bentuk Lambang Daerah berupa sebuah Perisai bersudut lima bersisi hijau muda, dasar hijau muda yang di tengah-tengahnya terdapat lukisan yang terdiri dari 9 (sembilan) macam wujud benda yaitu :

1. Batang tanpa dahan berwarna hitam putih.

2. Selendang berwarna biru muda bersisi putih bertuliskan Sindangkasih Sugih Mukti warna putih.

3. Air/sungai berwarna puti dan biru muda.

4. Bangunan 3 (tiga) suhunan berwarna kuning tua bergaris sisi hitam dan putih sejajar

੦ Gunung berwarna biru

੦ Padi berwarna kuning bergaris sisi hitam

੦ Kapas berwarna putih kuning bergaris sisi hitam

5. Kompas/mata angin berwarna hitam kuning.

6. Pita merah putih yang mengelilingi 9 (sembilan) wujud benda.


Ukuran Lambang Daerah yang berupa sebuah perisai tersebut pada point 1 di atas adalah 2 (dua) berbanding 3 (tiga).
 
Lambang Daerah mengandung makna sebagai berikut :

PERISAI
Melambangkan perjuangan dalam menempuh gelombang hidup dan kehidupan dengan ranjau-ranjau bahaya dan aneka pertempuran lahir batin.

BERSUDUT LIMA
Melambangkan Dasar Negara Republik Indonesia yaitu Pancasila.

DASAR HIJAU MUDA 
Melambangkan kemakmuran dan kebahagiaan.

BANTANG
tanpa   dahan, tanpa  ranting,  tanpa  daun, tanpa pucuk, tegak  lurus tunggal, muncul dari  sudut  bawah perisai menjulang ke  atas  sampai ke  bawah puncak gunung, melambangkan pohon maja sebagai pohon pangkal dan asal permulaannya, yang dilambangkan dengan warna hitam dan putih berseling-seling.

SELENDANG
dengan warna biru tua adalah suatu pelengkap pakaian wanita melambangkan kepada masa kebesaran Ratu Nyi Rambut Kasih.

AIR/SUNGAI
Melambangkan  watak  jiwa  manusia  yang  tidak  pernah putus  asa,  warnanya biru muda  sebagai tanda  kesetiaan, berseling   putih   sebagai ciri kesucian

BANGUNAN  BERJUMLAH  (TIGA)  SUHUNAN
Melambangkan  3 (tiga)  kebutuhan  pokok hidup manusia dalam wujud benda yaitu sandang, pangan dan papan, warnanya kuning tua melambangkan kematangan jiwa.

GUNUNG
Sebagai lambang keagungan dengan warna biru tua perlambang keteguhan.
 
PADI 
Melambangkan kemakmuran dan kejayaan daerah, warnanya kuning tua mengandung palsafah kematangan jiwa.

KAPAS
Melambangkan  kemakmuran  dan kejayaan  daerah,  warnanya  putih  bersih  dengan tangkai/kelopak kuning tua melambangkan pengabdian yang tulus disertai kematangan jiwa.

KOMPAS
disebut  juga  pedoman  melambangkan  manusia hidup harus memiliki  ketentuan  arah dan tujuan, arah yang tidak menyesatkan warnanya kuning tua menunjukkan kematangan jiwa.

PITA PUTIH
Melambangkan kepribadian Bangsa Indonesia. 
 
 

... Logo Kabupaten Kuningan ...

... Logo Kabupaten  Kuningan ...
lbukota Kuningan
logo Vector Pemkab Kuningan (Download.cdr )

 
Arti logo Kabupaten Kuningan

Makna Umum Logo

Dengan modal semangat dinamis, konstruktif, sportif, semangat menegakkan keadilan, melenyapkan kebathilan, sanggup berjuang membangun dan bertaqwa kepada Allah SWT untuk mewujudkan masyarakat adil dan makmur berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945 dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia.

ARTI UNSUR-UNSUR LAMBANG DAERAH


Dasar
Perisai berbentuk lambang Negara Kesatuan Republik Indonesia berarti tenang, penegak keamanan Pancasila dan UUD 1945 serta lambang keadaan yang selalu aman, tenteram dan sejahtera.

Kuda Jantan
Melambangkan sifat masyarakat kuningan yang dinamis, konstruktif, kretif, sportif, semangat menegakan keadilan dan melenyapkan kebathilan. Dalam sejarah perjuangan leluhur Kuningan dan masa gerilya dalam Kabupaten Kuningan, kuda digunakan sarana angkutan dan juga digunakan sebagai alat perjuangan, serta terkenal dengan Leutik-leutik kuda Kuningan (Kecil-kecil kuda Kuningan).

Gunung Ciremai
Menunjukan Kuningan berada di kaki gunung Ciremai, gunung tertinggi di Jawa Barat dengan tanahnya yang subur, udaranya sejuk dan nyaman, cocok untuk daerah wisata.

Air Sungai Lima Gelombang
Air sungai melambangkan bahwa Kabupaten Kuningan memiliki lima sungai yang besar, yaitu Cisanggarung, Cijolang, Cisande, Cijangkelok dan sungai Citaal.

Bokor Kuning
Melambangkan sejarah lahirnya Sang Adipati Kuningan yang kemudian menjadi kepala pemerintahan pertama di Kuningan pada tanggal 1 April 1498. Bokor Kuning diartikan juga sebagai lambang lahirnya Pemerintah Kabupaten Kuningan pada tanggal 1 September 1498.

Padi

Melambangkan kesuburan di bidang pangan.

Kapas

Melambangkan kesuburan di bidang sandang.

ARTI WARNA
 
Hijau
Kemakmuran, kesejukan, ketenangan dan harapan (optimis)

Putih
Kesucian, kebersihan, kejujuran, keadilan dan kewibawaan

Hitam
Tegak, kuat, kebenaran, ampuh dan teguh

Biru
Kesetiaan, ketaatan, kepatuhan, kebesaran jiwa, berpandangan luas, perasaan halus, rendah hati dan berjiwa besar

Kuning Emas
Kesejahteraan, keagamaan, keagungan, keluhuran dan keluhungan

 

Selasa, 01 November 2011

... Logo Kabupaten Karawang ...

... Logo Kabupaten Karawang ...
lbukota Karawang
logo Vector Pemkab Karawang (Download.cdr )

Arti Logo Kabupaten Karawang  
 
1. Perisai :
Sesuai dengan kepribadian kita maka bentuk lambang bertokohkan perisai Indonesia. 
 
2. Warna Dasar :
 
Warna dasar hijau muda
mencerminkan lambang kemakmuran alam Indonesia. 

Warna dasar kuning
mencerminkan keagungan. 

Warna dasar biru
mencerminkan kesetiaan. 

Warna dasar hitam
mencerminkan keteguhan. 

Warna dasar putih 
mencerminkan kesucian. 

Warna dasar merah
mencerminkan keberanian dan perjuangan. 

3. Golok Lubuk
melambangkan Alif artinya Karawang merupakan daerah Pangkal Perjuangan Kemerdekaan. 

4. Padi Kapas

a. Tangkai padi sebanyak tujuh belas butir dengan dua helai daun padi melambangkan tanggal hari Proklamasi Kemerdekaan, juga melambangkan bahwa Karawang sejak masa Mataram hingga kini sebagai lumbung padi/beras Nasional;

b. Tangkai kapas sebanyak sepuluh kuntum dengan tiga helai daun kapas dan tiga baris putih ditengah golok lubuk melambangkan tanggal berdirinya Kabupaten Karawang tanggal 10 pada bulan ketiga yaitu bulan Mulud tahun 1043 Hijriyah, atau 10 Mulud 1555 Tahun Jawa atau 14 September 1633 Masehi. 

5. Bangunan bertajuk delapan

a.Benteng merupakan Kabupaten Karawang pada masa kekuasaan Sultan Agung Mataram dijadikan basis pertahanan untuk menyerang VOC di Batavia;

b. Bendung merupakan sarana pengaturan penyaluran air bagi kepentingan pertanian juga sebagai tanda perpaduan antara sejarah dengan perkembangan teknologi modern;

c. Tajuk berjumlah delapan melambangkan sejarah kemerdekaan yang pangkalnya dilaksanakan di Rengasdengklok pada bulan kedelapan ( Agustus ) 1945 juga melambangkan pertumbuhan Kabupaten Karawang sebagai daerah Industri. 

6. Gelombang air sebanyak empat:

a. Kekayaan air merupakan ciri khas Kabupaten Karawang, yaitu sungai, situ, curug dan laut;

b. Sebagian besar wilayah Kabupaten Karawang dikelilingi dan dilintasi aliran sungai, sebagai bukti kesuburan tanah pertanian bahkan sejak abad ke IV pada masa kerajaan Tarumanegara sungai Citarum dijadikan sarana dan prasarana kehidupan masyarakat Karawang. 

7. Lambang rawa ber jumlah empat puluh lima buah: 
a. Kabupaten Karawang sejak masa kerajaan Mataram Hanyokrokusumo Rangga Gede mengembangkan pertanian dengan menanam padi pada bekas rawa-rawa untuk memasok kebutuhan pangan dalam rangka penyerangan ke VOC di Batavia;

b. Kabupaten Karawang sejak jaman dahulu telah dikenal sebagai "Lumbung Padi";c. Hamparan rawa-rawa sebagai asal muasal bumi tanah leluhur, memberikan pengertian bahwa tahun kemerdekaan tidak terlepas dengan kota Rengasdengklok sebagai tempat dirumuskan teks Proklamasi.


ini Arti Logo Kabupaten Karawang Versi Web Pemkab karawang (Peraturan Daerah Tingkat II Karawang Nomor 8 Tahun 1994)

"Warna Dasar Hijau, Padi dan Kapas" 
Melambangkan Kemakmuran dan Kesejahteraan yang senantiasa di wujudkan di Kabupaten Karawang

"Pintu Air" 
Melambangkan Karawang sebagai daerah pertanian dengan diairi pengairan teknis

"Butir Padi 17, Pintu 8, Tanaman Padi atau Rawa 45" 
Melukiskan semangat juang dalam menegakkan Kemerdekaan Republik Indonesia

"Golok Lubuk" 
Melambangkan semangat Kabupaten Karawang pantang menyerah dalam membela Tanah Air dan Bangsa

"Bunga Kapas 10"  
Melambangkan tanggal 10 Maulud Tahun Alif 1.555 (Th. Jawa) atau 10 Rabiul Awal 1043 H sebagai Hari Jadi Kabupaten Karawang

"Alur Putih Empat"
Melukiskan bahwa Abad ke IV Kerajaan Terumanegara telah menempatkan Sungai Citarum sebagai jalur Perhubungan


... Logo Kabupaten Indramayu ...

... Logo Kabupaten Indramayu ...
lbukota Indramayu
logo Vector Pemkab Indramayu (Download.cdr )


Arti Logo Kabupaten Indramayu
 
Perisai, sebagai senjata perang dengan latar belakang warna biru
melambangkan rasa aman, ulet dan penuh kesungguhan dalammmembangun daerah.
 
Tulisan “Darma Ayu”
berasal dari nama Nyi Endang Darma yang ayu yaitu orang kedua pendiri Indramayu, jadi  nama Indramayu berasal dari Darma Ayu. Warna merah pada tulisan “Darma Ayu” dengan latar belakang warna putih melambangkan Nyi Endang Darma adalah wanita yang berani dalam membela kesucian dan kebenaran.

Tali yang mengikat melingkar bulatan dan ujungnya
melambangkan hubungan yang erat antara pemerintah dan masyarakat.
 
Ditengah-tengah perisai ada bulatan
yang melambangkan tekad persatuan dan kesatuan dari segenap lapisan.
 
Warna hijau pada bulatan
melambangakan kesuburan daerah yang memberikan kemakmuran penduduk.


Pada bulatan terdapat gambar - gambar :
 
Cakra
adalah senjata peninggalan Raden Aria Wiralodra pendiri Indramayu yang melambangkan kewibawaan dan kesentosaan.

Bintang bersudut lima berwarna kuning emas 
Bintang melambangkan ketuhanan yang Maha Esa, Bersudut lima melambangkan falsafah negara, Warna kuning emas melambangkan kedaulatan.

Padi, mangga, perahu, laut dan sungai cimanuk
melambangkan sumber kehidupan rakyat Indramayu.

Garis gelombang sungai cimanuk berjumlah 7 (tujuh)
melambangkan tanggal lahir Indramayu.

Garis gelombang laut berjumlah 10 (sepuluh)
melambangkan bulan kelahiran Indramayu.

Biji padi setiap sisi berjumlah 15 (limabelas) dibawah dan 27 (dua puluh tujuh) diatas
melambangkan tahun kelahiran Indramayu yaitu 1527.

 Selendang warna kuning emas pusaka Nyi Endang Darma
 malambangkan pemerintahaan daerah yang berwibawa dan demokratis yang senantiasa membela kepentinagan rakyat daerah dan negara.

Tulisan “Mulih Harja” 
merupakan motto juang rakyat Indramayu yang di petik dari prasasti Aria Wiralodra dan tulisan ditengah selendang dengan warna hitam yang berarti suatu saat nanti Indramayu akan kembali makmur.