Home

Rabu, 23 Maret 2016

... logo Kabupaten Tuban ...

... logo Kabupaten Tuban ...
  logo Vector KabupatenTuban  (Download.cdr )

 

Arti Logo Kabupaten Tuban


Lambang kabupaten Tuban terbagi atas 8 bagian yaitu :
1. Bentuk Perisai Putih yang bersudut lima
Dengan jiwa yang suci murni dan hati yang tulus iklas masyarakat Tuban menjunjung tinggi Pancasila. Sekaligus merupakan perisai masyarakat dalam menghalau segenap rintangan dan halangan untuk menuju masyarakat adil dan makmur yang diridloi oleh Tuhan Yang Maha Esa.

2. Kuda Hitam dan Tapal Kuda Kuning
Kuda hitam adalah kesayangan Ronggolawe, pahlawan yang diagungkan oleh masyarakat Tuban karena keikhlasannya mengabdi kepada negara, watak kesatriannya yang luhur dan memiliki keberanian yang luar biasa. Tapal kuda Ronggolawe berwarna kuning emas melingkari warna dasar merah dan hitam melambangkan kepahlawanan yang cermelang dari Ronggolawe.

3. Gapura Putih
Melambangkan pintu gerbang masuknya Agama Islam yang dibawakan oleh “Wali Songo” antara lain Makdum Ibrahim yang dikenal dengan nama Sunan Bonang, dengan itikat yang suci murni dan hati yang tulus ikhlas, masyarakat Tuban melanjutkan perjuangan yang pernah dirintis oleh para “Wali Songo”.

4. Bintang Kuning bersudut lima
Rasa Tauhid kepada Tuhan Yang Maha Esa yang memancar didada tiap-tiap insan rakyat Tuban memberikan kesegaran dan ketangguhan iman, dalam berjuang mencapai cita-cita yang luhur.

5. Batu hitam berbentuk umpak dan pancaran air berwarna biru muda
Menunjukan dongeng kuno tentang asal kata Tuban. Batu hitam berbentuk umpak ialah Batu-Tiban dari kata ini terjadilah kata Tuban. Pancaran air atau sumber air ialah Tu-Banyu (mata ir) menjadi kata Tuban.

6. Pegunungan berwarna hijau, daun jati dan kacang tanah
Tuban penuh dengan pegunungan yang berhutan jati dan tanah-tanah pertanian yang subur dengan tanaman kacang tanah. Pegunungan berwarna hijau mengandung arti masyarakat Kabupaten Tuban mempunyai harapan besar akan terwujudnya masyarakat yang adil makmur yang diridloi Tuhan Yang Maha Esa.

7. Perahu emas, Laut biru dengan gelombang putih sebanyak tiga buah.
Sebelah utara Kabupaten Tuban adalah lautan yang kaya raya, yang merupakan potensi ekonomi Penduduk pesisir Kabupaten Tuban. Penduduk Pesisir utara adalah nelayan-nelayan yang gagah berani. Dalam kedamaian dan kerukunan masyarakat Daerah Kabupaten Tubanuntuk membangun daerahnya menghadapi tiga sasaran yaitu:
a. Pembangunan dan peningkatan perbaikan mental dan kerohanian.
b. Pembangunan ekonomi.
c. Pembangunan Prasarana yang meliputi jalan-jalan, air dsb.

8. Keterangan angka
a. Lekuk gelombang laut sebanyak 17 melambangkan tanggal 17.
b. Lubang tapal kuda berjumlah 8 melambangkan bulan Agustus.
c. Daun dan biji jati melambangkan angka 45.
dengan demikian masyarakat Kabupaten Tuban menjnjung tinggi hari Proklamasi Kemerdekaan Negara Indonesia. Semangat Proklamasi menjiwai perjuangan dan cita-cita masyarakat Kabupaten Tuban.

Rabu, 20 Januari 2016

... logo Kabupaten Sampang ...

... logo Kabupaten Sampang ...
Ibukota Sampang
 
  logo Vector Kabupaten Sampang  (Download.cdr )
 

Arti Logo Kabupaten Sampang


BINTANG
Pancasila Khususnya Sila Ketuhanan Yang Maha Esa

TOMBAK
Jiwa perjuangan untuk mengusir penjajahan

MENARA DAN MASJID
Kekuatan dalam melaksanakan ajaran agama

PADI DAN KAPAS
Kesungguhan dalam mewujudkan atas kesatuan, keadilan dan kemakmuran

SAWAH
Petani yang ulet demi keselamatan generasi selanjutnya

PERAHU
Kebaharian yang bertanggungjawab keamanan demi Ketahanan Nasional

TRUNOJOYO
Jiwa kepahlawanan yang mengutamakan kepentingan umum


Selasa, 19 Januari 2016

... Logo Kabupaten Trenggalek ...

... Logo Kabupaten Trenggalek ...
Ibukota Trenggalek

 

  logo Vector Kabupaten Trenggalek  (Download.cdr )
 

Arti Logo Kabupaten Trenggalek


Sudut Lima Perisai
Mengingatkan kita pada kelima unsur-unsur yang tercantum pada Pancasila, maksudnya rakyat Trenggalek menerima Pancasila sebagai Dasar Negara.
Warna Dasar Hijau berarti ketentraman, maksudnya rakyat Trenggalek seperti yang dilambangkan ialah berada dalam ketentraman.


Selendang Warna Dasar Merah, berhuruf Putih

Mengingatkan kita kepada Sang Dwiwarna ialah keberanian yang berdasarkan kepada kesucian untuk mencapai apa yang termaksud dalam semboyan lambang Jwalita Praja Karana (ialah cemerlang karena rakyat)


Padi dan Kapas
Yang berarti lambang kemakmuran sandang dan pangan maksudnya rakyat Trenggalek bercita-cita untuk tidak kurang sandang pangan.


Lingkaran Artinya Kebulatan
Warna merah artinya berani, Rantai artinya persatuan, Warna Putih artinya Suci, Rantai dan Lingkaran maksudnya rakyat Trenggalek cinta kepada persatuan yang bulat/utuh.
Warna Merah dan Putih menunjukkan sifat rakyat Trenggalek yang berani karena benar.


Padi 17 Butir, Kapas 8 Buah Rantai 45 Buah
Mengingatkan kepada hari lahirnya Negara Kesatuan Republik Indonesia 17 Agustus 1945.


Kantil Tegak Artinya Bangunan
Warna Hitam artinya kokoh/kuat, Warna Putih artinya cinta, Tonjolan tiga adalah trilogi artinya rakyat Trenggalek tetap berpegang teguh kepada :
1. Pancasila
2. Undang-Undang Dasar 1945
3. Ketetapan Majelis Permusyawaratan Rakyat


Bintang
Ialah lambang Ketuhanan Yang Maha Esa, maksudnya rakyat Trenggalek mempunyai kepercayaan kuat kepada Agama yang berdasarkan Ketuhanan Yang Maha Esa, berwarna kuning emas, berati Kebesaran/Keagungan Tuhan.



Minggu, 06 September 2015

... Logo Kabupaten Probolinggo ...

... Logo Kabupaten Probolinggo ...
Ibukota Sumenep
 
  logo Vector Kabupaten Probolinggo  (Download.cdr )
 

Arti Logo Kabupaten Probolinggo


Sebuah Bintang,
bersudut lima, berwarna kuning dengan lima berkas sinarnya berwarna putih

Diatas Bintang, 
lukisan Angin berwarna merah putih
Dibawah Bintang,
lukisan Gunung berwarna biru tua
Dibawah Gunung,
lukisan Sungai berwarna putih
Dibawah Sungai,
lukisan Dataran tanah berwarna hijau
Dibawah Dataran tanah,
lukisan Gelombang Air Laut berwarna putih
Pada sebelah kiri lukisan Gelombang Air Laut berwarna putih,
aslinya hijau dan sebelah kiri bawah Buah Anggur sebanyak 17 (tujuh belas) buah dengan warna aslinya hijau muda
    
Pada sebelah kanan,
lukisan Daun Mangga sebanyak 5 (lima) helai dan sebelah kanan bawah 8 (delapan) Buah Mangga dengan warna aslinya hijau
Dibawah Buah Anggur dan Mangga
lukisan Pita putih berisi tulisan semboyan : “Prasadja Ngesti Wibawa”


Warna Merah berarti : Keberanian. Makna Lambang
Bintang 
merupakan pertanda Ketuhanan Yang Maha Esa dan Lima berkas sinar Bintang dimaksudkan sebagai pertanda Dasar Falsafah Negara Republik Indonesia yaitu Pancasila sebagai perwujudan kejiwaan Bangsa Indonesia yang kita amankan dan amalkan.
Angin  
merupakan ciri khas bagi Daerah Kabupaten Probolinggo yang terkenal dengan sebutan “Angin Gending”. Angin yang arusnya sangat deras yang datang setiap musim kemarau dari arah Tenggara.
Gunung sebagai pertanda Gunung Bromo. 
Sebuah gunung di Daerah Kabupaten Probolinggo terletak di Pegunungan Tengger dalam sebuah kalender yang luas dengan garis tengahnya kurang lebih 11 (sebelas) kilometer.
  
Sungai 
sebagai pertanda “Sungai Banger”. Sebuah sungai yang semula memberi nama daerah Kabupaten ini pada zaman Bupati Probolinggo yang pertama Kiyai Tumenggung Djojolelono (tahun : 1746-1768).
Dataran tanah
merupakan pertanda keadaan tanah Daerah Kabupaten Probolinggo yang cukup subur.
Gelombang Air Laut
yang mewujudkan letak Daerah Kabupaten Probolinggo ditepi pantai (Selat Madura).
Daun Anggur sebanyak 4 (emapat0 helai dengan buah Anggur 17 (tujuh belas) buah
menunjukkan hasil buah-buahan khas Daerah Probolinggo (terkenal sejak tahun 1913). 
Daun Mangga sebanyak 5 (lima) helai dengan buah Mangga 8 9delapan) buah 
menunjukkan buah-buahan yang terkenal di seluruh Indonesia dan sekitarnya dan merupakan hasil buah-buahan khas daerah Probolinggo. 
Rangkaian buah Anggur (17), Buah Mangga (8), Daun Anggur (4), dan Daun Mangga (5), merupakan pertanda : Tanggal, bulan dan tahun “Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia”
Pita Putih berisi semboyan : ;Prasadja Ngesti Wibawa”.
Makna semboyan : “Prasadja” berarti : bersahaja, blaka, jujur, bares, dengan terus terang, “Ngesti” berarti : menginginkan, menciptakan, mempunyai tujuan, “Wibawa” berarti : mukti, luhur, muia. “Prasadja Ngesti Wibawa” berarti : Dengan rasa tulus ikhlas (bersahaja, jujur, bares) menuju kemuliaan.

Makna Warna-warna Yang Digunaka:
Warna Kuning berarti : Keagungan, Keluhuran, Kemuliaan. 
Warna Biru berarti : Kesetiaan.
Warna Hijau berarti : Kesuburan, Kemakmuran.