Home

Senin, 17 Oktober 2011

... Logo Kota Cirebon ...

... Logo Kota Cirebon ...
lbukota Cirebon

Arti Logo Kota Cirebon

A. Bentuk Lambang Daerah
Lambang daerah terdiri dari 3 (tiga) bagian yaitu :

Bagian atas
berupa sebuah pita yang bertuliskan Kota Cirebon

Bagian dalam
berupa sebuah perisai yang didalamnya terdapat gambar sebagai berikut :

Bagian atas
berupa sebuah daun jati dan sembilan bintang

Bagian tengah
berupa garis bergerigi sembilan buah

Bagian bawah
berupa lukisan laut berombak dan gambar udang rebon

Bagian bawah
berupa sebuah pita yang bertuliskan Gemah Ripah Loh Jinawi


B. Tata Warna Lambang Daerah
Tata warna lambang daerah adalah sebagai berikut :

Warna dasar perisai
Perisai bagian atas berwarna kuning emas
Perisai bagian bawah berwarna putih

Isi perisai
Daun jati berwarna hijau tua
Lukisan laut berombak berwarna biru
Gambar udang rebon berwarna kuning emas
Garis bergerigi sembilan buah berwarna hitam
Sembilan bintang berwarna putih


C. Warna dasar lambang
adalah berwarna hitam yang menghiasi perisai dan pita



D. Arti dan Lambang Daerah
Lambang daerah yang dilukiskan dalam tata warna sebagai mana yang tertuang dalam Peraturan Daerah No.2 Tahun 1989 sebagai berikut :

Daun jati yang berwarna hijau tua
mengandung arti bahwa pada zaman dahulu di Cirebon ada seorang pemimpin para wali yang berbudi luhur dan bertahta serta disemayamkan di Gunungjati  dengan nama Syarif Hidayatullah atau Sunan Gunungjati yang menyebarkan Agama Islam di tanah Jawa.

Sembilan buah bintang berwarna putih
mengandung arti Walisanga. Kota Cirebon terkenal sebagai tempat berkumpulnya para wali untuk bermusyawarah dalam hubungannya dengan ilmu Agama Islam yaitu :

4 (empat) buah bintang diatas dasar kuning emas
menggambarkan ilmu syariat, hakekar, terekat dan ma’rifat.

5 (lima) buah bintang di dalam gambar daun jati
menggambarkan rukun Islam, yaitu syahadat, sholat, zakat, puasa dan haji.

Lukisan laut berombak berwarna biru
mengandung arti bahwa masyarakat Kota Cirebon mempunyai kegiatan bekerja di daerah pantai (nelayan), dengan penuh keikhlasan (jalur putih) dalam menunaikan kewajiban masing-masing untuk kepentingan bangsa dan negara

Gambar udang rebon berwarna kuning emas
mengandung arti bahwa hasil laut telah memberikan kemakmuran kepada masyarakat Cirebon. Adapun udang rebon merupakan bahan baku untuk pembuatan terasi yang terkenal dari Kota Cirebon

Garis bergerigi sembilan buah berwarna hitam yang melukiskan benteng yang mendatar berpuncak sembilan buah
menggambarkan arti bahwa Kota Cirebon bercita-cita melaksanakan pembangunan di segala bidang/sektor di seluruh kotanya untuk kemakmuran rakyat.

Perisai yang bersudut lima
mengandung arti bahwa perjuangan dalam mempertahankan dan menegakkan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang diprolamasikan tanggal 17 Agustus 1945.

Warna dasar kuning emas perisai bagian atas
melambangkan Kota Cirebon sebagai kota  pantai yang bercita-cita melaksanakan pembangunan untuk mewujudkan masyarakat yang tertib, tentram, adil dan makmur.

Warna putih pada perisai bagian bawah
melambangkan Kota Cirebon letaknya di pinggir laut atau Kota Pantai yang siap sedia (jalur biru) memberikan hasil laut yang berguna dan berharga bagi kehidupan rakyatnya

Pita melingkari perisai dengan warna kuning
melambangkan persatuan, kebesaran dan kejayaan.

Dasar lambang yang berwarna hitam
melambangkan keabadian.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar