Home

Rabu, 15 Mei 2013

... Logo Kabupaten Bojonegoro ...

... Logo Kabupaten Bojonegoro ...
 Ibu Kota Bojonegoro




Arti Logo Kabupaten Bojonegoro


Lukisan Lambang Daerah

 
a. Sebuah bintang bersegi lima
b. Sebuah tugu kepahlawanan yang berdiri tegak 

    diatas sebuah denah bertingkat lima
c.  Kesatuan gelombang air yang terjadi dari lima arus

    dengan masing-masing terdiri dari empat riak
d. Tangkai padi yang memiliki empat puluh lima butir

    dan tangkai kapas yang memiliki tujuh belas rangkai bunga
    yang tengah merekah
e. Sehelai pita pelangi



Susunan Lambang Daerah

a. Dibagian atas terdapat bintang bersegi lima yang bersinar

    di atas tugu kepahlawanan yang berdenah lima tingkat
b. Dibawah tugu kepahlawanan terlukis gelombang air terdiri 

    dari lima arus dengan masing-masing 4 riak
c. Seluruh lukisan lambang bertatahkan kata-kata hikmah:

    JER KARTA RAHARJA MAWA KARYA
 


Bentuk, Warna, Isi dan Arti Lambang Daerah

a. Bentuk perisai dengan warna dasar Merah dan Putih

    berbingkai warna hitam pekat, melambangkan
kesiap-siagaan, kewaspadaan dan dengan penuh keberanian serta segala kesucian hati, untuk menangkis menanggulangi dan mengatasi segala pengaruh yang datang dari luar, yang dapat merugikan perjuangan bangsa dan negara

b. Segi 8 dari perisai mengandung makna

“bulan delapan” sebagai bulan Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia

c. Bintang bersegi 5 dengan warna kuning emas yang bersinar 

    di atas tugu kepahlawanan menggambarkan
pancaran keimanan dan ketaqwaan kepada Tuhan YME, telah menjiwai semangat perjuangan yang tak pernah padam dalam mencapai, mempertahankan serta mengisi Kemerdekaan

d. Denah Tugu Kepahlawanan bertingkat 5 melambangkan

tegaknya cita-cita dan semangat Proklamasi Kemerdekaan diatas landasan falsafah hidup Pancasila yang tidak kunjung padam

e. Gelombang air dengan warna biru kelam diatas

    hamparan air berwarna biru muda melambangkan
sumber potensi alam dan makhluk Tuhan yang tersebar diseluruh penjuru daerah serta tekad dan usaha yang dinamis untuk membebaskan diri dari masalah air

f. Tangkai padi dengan 45 butir berwarna kuning keemasan,

    dalam satu ikatan dengan tangkai kapas yang berbunga 17 kuntum
    yang tengah merekah berwarna putih perak melambangkan 
ketinggian cita-cita dan besarnya tekad berjuang kearah terciptanya kebutuhan pangan sandang masyarakat dengan berlandaskan jiwa Proklamasi Kemerdekaan mencapai kebahagiaan dan Kesejahteraan rakyat

g. 45 butir dengan 17 kuntum bunga kapas mengambil makna

tahun dan tanggal Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia

h. Lukisan kata BOJONEGORO dengan warna huruf

    hitam pekat mengandung makna
bahwa Bojonegoro adalah daerah yang gagah perkasa dan teguh hati dalam menghadapi setiap tantangan

i. Pita pelangi dengan warna coklat kayu yang berlukiskan kata:
   JER KARYA RAHARJA MAWA KARYA merupakan 
tema hidup masyarakat adil dan makmur dengan Ridlo Tuhan Yang Maha Esa dengan kekayaan alam yang ada di daerah

j. JER KARTA RAHARJA MAWA KARYA mengandung makna

kiasan bahwa suatu usaha untuk mencapai kemakmuran dan kesejahteraan masyarakat tak pernah kunjung tiba tanpa dibarengi dengan bekerja keras dan bekerja nyata atas dasar pengabdian yang tulus dan ikhlas. 
Keseluruhannya dirangkum oleh untaian tangkai padi dan bunga kapas bertemu pada kedua pangkal tangkai


Kamis, 18 April 2013

... Logo Kabupaten Gresik ...

... Logo Kabupaten Gresik ...
 Ibukota Gresik


Arti Logo Kabupaten Gresik


Berdasarkan Peraturan Daerah Tingkat II nomor 3 tahun 1975 ditetapkan lambang Kabupaten Gresik seperti pada gambar diatas.

Arti lambang diatas yaitu :

Lambang daerah merupakan cermin yang memberikan suatu gambaran tentang kedaan daerah.


a. Segi lima
melambangkan Pancasila yang memberikan landasan sosial, kebudayaan, sejarah, dan aktivitas ekonomi.

b. Warna kuning
melambangkan keluruhan budi dan kebijaksanaan

c. Warna tepi hitam 
melambangkan sifat tetap teguh dan abadi.

d. Kubah masjid
melambangkan agama yang dianut mayoritas penduduk yakni agama Islam.

e. Rantai yang tiada ujung pangkal
melambangkan persatuan dan kesatuan.
 

f. Segi lima sama kaki sebagai puncak kubah masjid
melambangkan bahwa tidak ada kekuasaan yang tertinggi selain Tuhan Yang Mahakuasa.

g. Gapura berwarna abu-abu muda
melambangkan pintu gerbang pertama masuk dalam suatu daerah sebagaimana penghubung antara keadaan luar dan dalam daerah.


h. Tujuh belas lapisan batu
melambangkan tanggal tujuh belas yang mencetuskan revolusi Indonesia dalam membebaskan diri dari belenggu penjajah.

i. Ombak laut berjumlah delapan
melambangkan bahwa pada bulan Agustus merupakan awal tercetusnya revolusi Indonesia.

j. Mata rantai empat puluh lima
melambangkan bahwa pada tahun 1945 merupakan tonggak sejarah dan tahun peralihan dari zaman belenggu penjajahan menuju zaman kemerdekaan Indonesia yang jaya, kekal, dan abadi.

k. Cerobong asap
melambangkan bahwa Kabupaten Gresik adalah daerah pengembangan industri yang letaknya amat strategis bila ditinjau dari persilangan komunikasi baik darat, laut, maupun udara.

l. Perahu layar, garam, ikan, dan tanah
melambangkan bahwa mata pencaharian masyarakat Kabupaten Gresik adalah nelayan.

m. Sesanti Kabupaten Gresik berbunyi “Satya Bina Kertaraharha”. 
Satya berarti kesetiaan, Bina berarti membina, dan Kertaraharja berarti sejahtera.

Untuk lebih memantapkan posisi dan kondisi kota Gresik, serupa pengembangannya, maka oleh pemerintah Kabupaten Gresik dikemaslah program pembangunan yang dikenal dengan motto “Gresik Berhias Iman”. Motto itu berarti Gresik yang bersih, hijau, aman sehat, menuju kawasan industri, maritim, agama, dan niaga.



Selasa, 09 April 2013

... Logo Kabupaten Blitar ...

... Logo Kabupaten Blitar ...
 Ibu Kota Kanigoro 


Arti Logo Kabupaten Blitar


Lambang Daerah Kabupaten Blitar terdiri dari 9 (sembilan) bagian dengan bentuk, macam dan maknanya sebagai berikut:


1. Bentuk seluruhnya merupakan segi lima :

Lambang Pancasila.

2. Candi penataran :

Peninggalan Majapahit sebagai lambang kebudayaan yang luhur.

3. Keris Pusaka :

Lambang semangat dan jiwa kepahlawanan rakyat Blitar, sejak masa dahulu hingga sekarang.

4. Sungai brantas dengan warna biru diatas dasar warna hijau dan kuning :

Lambang kemakmuran, membagi daerah Blitar, menjadi 2 bagian, yang sebelah utara sungai daerah makmur dan sebelah selata daerah kurang makmur.

5. Pangkal keris dengan bentuk gunung dengan api yang menyala-nyala :

Lambang kedinamisan rakyat Blitar yang tak putus asa, dan patah semangat, malahan semakin membaja, pantang mundur dalam berjuang dalam menghadapi malapetaka.

6. Pohon beringin :

Lambang pengayoman pemerintahan yang diharap-harapkan oleh rakyat demi keadilan

7. Segi 5 (lima) ditengah warna biru muda: 

Lambang kegotongroyongan dalam suasana aman dan damai

8. Padi kapas :

Lambang sandang dan pangan kemakmuranbuah kapas = 8 dan butir padi = 17 mengingatkan kita kepada cita-cita revolosi 17 – 8 – 45

9. Pita dwiwarna dengan bintang emas bersudut lima diatas dasar warna hitam :

Lambang jiwa kepemimpinan yang bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Warna-warna yang dipakai pada Lambang Daerah Kabupaten Blitar diatas mengandung makna sebagai berikut:

1. Putih (pita, kapas)

    Lambang kesucian.

2. Hijau (Beringin,daun kapas dan utara sungai) 
    Lambang pengharapan dan kemakmuran.

3. Merah (pita, api berkobar)

    Lambang keberanian, kedinamisan dan semangat.

4. Kuning emas (padi, bintang pinggiran gambar) 
    Lambang keluhuran.

5. Hitam (warna dasar)
    Lambang keabadian.


6. Biru muda (dasar segi lima dalam)
    Lambang aman dan damai, ketenangan.


7. Kuning (selatan sungai)

    Lambang kekurang suburan.


8. Biru (gunung, sungai)

    Lambang kesetiaan.

Senin, 01 April 2013

... Logo Kabupaten Banyuwangi ...

... Logo Kabupaten Banyuwangi ...
 Ibukota Banyuwangi



Arti Logo Kabupaten Bangkalan


MAKNA BENTUK LAMBANG
1. DAUN LAMBANG BERBENTUK PERISAI.
Ditengah-tengah lambang berdiri tegak lurus garis berwarna putih membelah dasar lambang secara simetris menjadi dua bagian sebelah kiri warna hitam, bagian sebelah kanan warna hijau.


2. DALAM LAMBANG TERTULIS PETA KABUPATEN BANYUWANGI.
Dengan dibatasi oleh gambar padi berbutir 17 sebelah kanan dan 8 buah kapas sebelah kiri. Selat Bali dan Samudra Indonesia serta Kawah Ijen dilukiskan dengan warna biru.


3. DI BAGIAN ATAS TENGAH,

yakni di atas Peta Kabupaten Banyuwangi terlukiskan sebuah bintang bersudut lima dengan warna kuning emas melekat pada garis tegak lurus tersebut di atas. Bintang tersebut bersinar lima.

4. PITA KUNING,

menghiasi bagian bawah dengan berisikan tulisan B A N Y U W A N G I, dengan warna merah.

5. PITA PUTIH SEBAGAI DASAR,

pada bagian bawah di luar daun lambang dengan berisikan tulisan SATYA BHAKTI PRAJA MUKTI, berwarna hitam, yang menyatu garis tepi perisai.


MAKNA BAGIAN-BAGIAN LAMBANG
1. DAUN LAMBANG BERBENTUK PERISAI,

adalah lambang keamanan dan ketentraman serta kejujuran melambangkan dasar dan keinginan hidup rakyat Kabupaten Banyuwangi.

2. BINTANG DENGAN WARNA KUNING EMAS,

adalah lambang Ketuhanan Yang Maha Esa, bersudut lima dan bersinar lima dengan garis tegak berarti berdiri tegak atas dasar Pancasila yang merupakan dasar dan falsafah Negara yang senantiasa dijunjung tinggi serta selalu menyinari jiwa rakyat Kabupaten Banyuwangi. Bintang bersinar lima menyinari Peta Kabupaten Banyuwangi, padi dan kapas.

3. PADI DAN KAPAS,

lambang sandang pangan yang menjadi kebutuhan pokok rakyat sehari-hari, gambar padi berbutir 17 buah dan kapas 8 buah melambangkan saat-saat kramat bagi Bangsa Indonesia yaitu tanggal 17 Agustus 1945.

4. PETA KABUPATEN BANYUWANGI,

yang terdapat banyak sungai-sungai dilukiskan warna kuning dan hijau serta di lingkungan Selat Bali dan Samudra Indonesia melambangkan sumber kemakmuran daerah.

5. PITA BERISIKAN TULISAN BANYUWANGI,

menunjukkan Daerah Kabupaten Banyuwangi.

6. PITA DASAR DENGAN WARNA PUTIH, berisikan tulisan SATYA BHAKTI PRAJA MUKTI

menunjukkan makna selalu mengabdi kepada kebenaran demi kesejahteraan dan kebahagiaan rakyat