Home

Jumat, 30 Mei 2014

... Logo Kabupaten Jombang ...

... Logo Kabupaten Jombang ...
Ibukota Jombang

  logo Vector Kabupaten Jombang (Download.cdr )
 
 
 

Arti Logo Kabupaten Jombang


Bentuk :
Berbentuk perisai, didalamnya berisi gambar : padi dan kapas, gerbang Mojopahit dan benteng, Balai Agung (Pendopo Kabupaten Jombang), menara dan bintang sudut lima diatasnya berdiri pada beton lima tingkat, gunung, dua sungai satu panjang satu pendek.

Arti Gambar :
• Perisai
Mengandung arti alat untuk melindungi diri dari bahaya.


• Padi dan Kapas

berarti kemakmuran, sebagai harapan masyarakat jombang, khususnya bangsa Indonesia umumnya.

• Gerbang Mojopahit
berarti jaman dahulunya Jombang wilayah kerajaan Mojopahit wewengkon krajan sebelah barat.

• Benteng
berarti jaman dulunya Jombang merupakan benteng Mojopahit sebelah barat, hal ini menyebabkan masyarakat bermental kuat, dinamis dan kritis.

• Balai Agung
berarti para pejabat daerah dalam membimbing masyarakat bersifat mengayomi seperti tugas balai yang tetap berdiri tegak dan kukuh, guna memelihara persatuan/kesatuan rakyat di dalam daerahnya.

• Tangga Beton Lima Tingkat
berarti terus tetap berpegang teguh pada landasan Pancasila dan Undang-undang Dasar 1945, demi persatuan kesatuan bangsa dan negara Republik Indonesia. Warna Putih berarti dalam menjalankan tugas tetap berpegang pada kesucian, sepi ing pamrih rame ing gawe.

• Bintang Sudut Lima dan Menara
berarti Ketuhanan Yang Maha Esa. Jombang terkenal di segala penjuru tanah air sebagai tempat yang banyak Pondok Pesantren. Pondok-pondok tersebut adalah Tebuireng, Rejoso, Denanyar, Tambak Beras dan sebagainya.

• Gunung
berarti Jombang selain terdiri dari daerah rendah, sebagian terdiri dari tanah pegunungan. Warna Hijau berarti banyak membawa kemakmuran.

• Dua sungai
berarti Kesuburan Jombang dialiri oleh 2 (dua) sungai yaitu Sungai Brantas dan Sungai Konto yang banyak membawa kemakmuran bagi daerah Jombang.


Warna
• Hijau dan Merah tua
Warna dari perisai berarti perpaduan 2 warna Jo dan Bang (Ijo dan Abang) sama dengan Jombang.

• Hijau
Kesuburan, ketenangan, kebaktian kepada Tuhan Yang Maha Esa.

• Merah
Keberanian, dinamis dan kritis. Biru Langit Cerah, juga berarti kecerahan wajah rakyat yang optimis.

• Coklat
Warna Tanah Asli, segala sesuatu menampakkan keasliannya.

• Kuning
Warna keagungan dan kejayaan.

• Putih
Kesucian.

Kamis, 29 Mei 2014

... Logo Kabupaten Jember ...

... Logo Kabupaten Jember ...
Ibukota Jember
 
   logo Vector Kabupaten Jember (Download.cdr )
 
 

 

Arti Logo Kabupaten Jember


Peraturan Daerah Kabupaten Daerah Tingkat II Jember Nomor : 4 Tahun 1970 Juncto Surat Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor : Pemda 10/24/10-294, Tanggal 3 Nopember 1970. 

• Daun Perisai
merupakan lambang keamanan dan ketentraman serta kejujuran.

• Warna merah
melambangkan keberanian dan ketegasan dalam segala tindakan bagi Aparat Pemerintah Daerah.

• Warna kuning
menunjukkan keluhuran, kebijaksanaan dan kemahiran dalam melaksanakan tugas kewajiban.

• Bintang Berwarna Putih Bersih

melambangkan Ke-Tuhanan Yang Maha Esa, bersudut lima berarti Pancasila yang merupakan dasar dan falsafah Bangsa Indonesia. Ini merupakan cermin dari warga masyarakat Kabupaten Jember yang agamis.

• Padi dan Kapas

melambangkan sandang dan pangan, dengan kata lain sebagai gambaran kesuburan yang melimpah ruah bagi daerah Kabupaten Jember. Gambar padi berjumlah 17 butir dan kapas berjumlah 8 buah, melambangkan saat-saat bersejarah bagi Bangsa Indonesia melepaskan diri dari penjajahan, yakni 17 Agustus 1945 saat negara Republik Indonesia diproklamirkan.

• Segi Lima Berwarna Putih

melambangkan Pancasila yang merupakan dasar dan falsafah negara dan Bangsa Indonesia khususnya terhadap sila Ketuhanan YME yang senantiasa menjiwainya.

• Daun Tembakau
melambangkan bahwa Kabupaten Jember selain dikenal sebagai gudang pangan, juga dikenal sebagai daerah penghasil komoditi tembakau yang cukup terkenal dan menghasilkan devisa cukup besar bagi negara di samping komoditi perkebunan lainnya.

•Bangunan Gedung Pemda
yang menggambarkan bahwa Pusat pemerintahan di Kabupaten Jember dikendalikan dari gedung ini

• Sesanti “CARYA DHARMA PRAJA MUKTI
mempunyai arti berkarya dan mengabdi untuk kepentingan bangsa dan negara

Jumat, 15 November 2013

... Logo Kabupaten Pasuruan ...

... Logo Kabupaten Pasuruan ...
 
 

Arti Logo Kabupaten Pasuruan


Berdasarkan PERDA No. II/1988 Pasal.3 tentang bentuk lambang daerah, maka lambang Kabupaten Pasuruan adalah sebagai berikut :

Perisai dengan warna hijau tua
melambangkan sifat-sifat ketahanan dan ketabahan dalam mencapai kesejahteraan dan kedamaian.

Bingkai warna hitam
melambangkan garis-garis kebijaksanaan.

Pita bertuliskan "KABUPATEN PASURUAN"
menunjukkan 1 daerah yang dilukiskan dalam lambang daerah.

Bintang yang terletak di tengah bagian atas, berwarna kuning emas
melambangkan "Ketuhanan Yang Maha Esa" yang harus dijunjung tinggi penuh keagungan, sedangkan pancaran sinarnya yang berjumlah 5 buah mencerminkan PANCASILA.

Kubah berwarna biru muda
melambangkan tempat ibadah agama, secara khusus merupakan kehidupan spiritual masyarakat Kabupaten Pasuruan yang dilaksanakan dengan penuh ketakwaan.

Keris berwarna hitam dan kuning dengan garis tepi berwarna putih
melambangkan sikap kepahlawanan.

Tebu dan Kapuk Randu
melambangkan salah satu gambar penghasilan serta merupakan penunjang perekonomian yang menonjol bagi masyarakat di wilayah Kabupaten Pasuruan.

Gunung, Daratan dan Laut masing-masing berwarna hijau tua, kuning tua dan biru tua
melambangkan bahwa kondisi geografis Kabupaten Pasuruan secara khusus sangat strategis dan terletak diantara ketiganya yang masing-masing mengandung potensi perekonomian yang dapat dikembangkan dan bersifat dinamis.

Pita Putih bertuliskan "Guna Karya Sarana Bhakti"
merupakan motto pembangunan yang berarti kerja yang bermanfaat sebagai amal untuk berbakti.
 

Sabtu, 05 Oktober 2013

... Logo Kabupaten Lumajang ...

... Logo Kabupaten Lumajang ...


Arti Logo Kabupaten Lumajang


Keterangan terbagi atas tiga bagian :

I. Keterangan Bentuk Gambar Lambang.

    Lambang berbentuk perisai segi enam tak beraturan yang distilir secara simetris dengan bingkai pada kelilingnya.

    Di bagian tengah lambang terlukis perpaduan yang terdiri atas tugu nasional kota Lumajang latar belakang gunung Semeru dengan nyala api dipuncaknya dan petak-petak sawah dengan dikelilingi untaian daun tembakau yang berjumlah delapan.

    Melingkar disebelah kiri dan kanan adalah untaian padi dan kapas yang masing-masing berjumlah berjumlah empat empat puluh lima dan tujuh belas.
    Di atasnya terlukis bintang segi lima beraturan.

    Di bagian atas Lambang bertuliskan bertuliskan kata :"KABUPATEN LUMAJANG" dan dibawah lambang didalam sehelai pita tertulis kata : "AMRETA BRATA WIRA BHAKTI" sebuah sasanti/motto dalam bahasa Kawi.




II. Keterangan Warna Gambar Lambang.

    Dasar perisai pada Lambang berwarna hijau tua dengan bingkai berwarna Merah Putih.

    Tugu tampak sebagai sillouet berwarna putih kontur hitam. Gunung berwarna biru muda dan nyala api berwarna merah putih. Petak-petak sawah berwarna hijau tua dan tembakau berwarna coklat dengan tulang daun hitam.

    Padi dan kapas berwarna putih.

    Bintang segi lima berwarna kuning dengan kontur putih.

    Tulisan "KABUPATEN LUMAJANG" berwarna putih. Pita dan sasanti berwarna putih dan tulisan hitam.



III. Keterangan Makna Gambar Lambang.


Bentuk perisai

pada lambang melukiskan sikap jiwa yang tahan uji, tabah dan penuh ketetapan hati sebagai dasar dari tiap perbuatan manusia. Warna hijau mencerminkan rasa kedamaian, persahabatan dan toleransi, sekaligus menggambarkan kesuburan daerah Kabupaten Lumajang.
 

Bingkai merah putih 
langsung mengungkapkan hubungan rasa kebangsaan sebagai suatu kesatuan dalam lingkungan Negara Republik Indonesia.
 

Paduan yang terlukis dibagian tengah menggambarkan tugu Nasional Kota Lumajang
yang menunjukkan kekhususan monumental daerah dengan menandai pada Lumajang sebagai ibu kota Kabupaten.
 

Melatarbelakagi tugu tersebut adalah unsur-unsur geografis daerah Lumajang dengan gunung apinya yang terkenal :
Semeru sebagai gunung paling tinggi di Pulau Jawa. Dalam mitos pewayangan dikenal sebagai Mahameru, tempat dewa-dewa bersemayam. Suatu tempat tertinggi dimana garis-garis kebijaksanaan dalam mengatur perikehidupan bersama-sama ditetapkan.
 

Sedangkan petak-petak sawah
melukiskan salah satu unsur terpenting dan yang terutama didaerah Lumajang, ialah unsur agraris. Pertanian didaerah Lumajang, yang utama adalah padi, yang kedua merupakan usaha yang vital dan potensial adalah tembakau, pada lambang dilukiskan sebagai rangkaian daun-daun tembakau yang melingkar ke kiri dan ke kanan.
 

Nyala api dipuncak gunung
merupakan dinamika yang menjiwai setiap unsur kehidupan bagaikan nyala api gunung Semeru yang tak kunjung padam.

Untaian padi dan kapas 

melukiskan sikap hidup sosialistis bangsa dengan bertujuan mewujudkan masyarakat adil dan makmur material dan spiritual berdasarkan Pancasila adalah merupakan tema yang mengilhami setiap gairah pembangunan.
 

Bilangan-bilangan tujuh belas pada kapas, delapan pada tembakau dan empat puluh lima pada padi
mengungkapkan Semangat Proklamasi Kemerdekaan Indonesia yang menjiwai kerja, setiap unsur pembangunan di Lumajang.
 

Bintang segilima
di bagian atas melukiskan Pancasila, falsafah negara dan sikap hidup bangsa Indonesia yang wajib dijunjung tinggi dan diagungkan, sebagaiman telah disebutkan pada sila Pertama Ke Tuhanan Yang Maha Esa. Merupakan dasar dan tujuan hidup Bangsa Indonesia justru karena Pancasila wajib diikrarkan dan diamalkan.
 

Tulisan "KABUPATEN LUMAJANG" 
di bagian atas menyebutkan nama daerah yang digambarkan dan diungkapkan pada lambang.
 

"AMRETA BRATA WIRA BHAKTI"
sasanti/motto dalam bahasa Kawi yang maknanya : kebajikan yang kekal abadi adalah sikap perbuatan Ksatria dan penuh pengabdian. Suatu aspirasi dinamis yang diperlukan dalam mengamalkan jiwa Pancasila demi Amanat Penderitaan Rakyat.